Menu Close

VISITING PROFESSOR DARI UNIVERSITAS HAMBURG JERMAN KE PROGRAM PASCASARJANA UIN SALATIGA

Dalam rangka untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, Program Pascasarjana (PPs) UIN Salatiga secara berkelanjutan melakukan update dan upgrade kurikulum sesuai dengan kebutuhan pasar dan perkembangan jaman. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan kerjasama dengan Senior Expert Services (SES) dari Jerman melalui program Visiting Professor. Hari ini (Selasa, 30 Agustus 2022) telah dilaksanakan acara pembukaan visiting professor yang secara langsung dihadiri oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (Dr. Agus Waluyo, M.Ag), Wakil Direktur Pascasarjana (Noor Malihah, Ph.D), Direktur International Office (Hammam, Ph.D), Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (Prof. Dr. Adang Kuswaya, M.Ag), dan seluruh Kaprodi serta Sesprodi PPs UIN Salatiga.  

Dalam sambutannya, Wakil  Rektor II UIN Salatiga mengucapkan selamat datang dan semoga nyaman dengan Salatiga sebagai City of Harmony serta UIN Salatiga yang mengembangkan Green Wasathiyah Campus. Selanjutnya, Direktur International Office menceritakan bahwa kerjasama antara PPs UIN Salatiga dengan SES Jerman sebenarnya sudah dirintis sejak tahun 2019. Namun, kerjasama tersebut sempat tertunda karena adanya pandemic covid 19. Kemudian, pada tahun 2021 kerjasama antara PPs UIN Salatiga dengan SES Jerman dilanjutkan melalui video conference. Sampai akhirnya pada hari ini berhasil menghadirkan Prof. Dr. habil. Joachim Schroeder ke UIN Salatiga melalui kegiatan Visiting Professor. Beliau adalah seorang pakar atau ahli dalam bidang pendidikan (education) khususnya inclusive education dari Universitas Hamburg Jerman. Selama kurang lebih tiga pekan (30 Agustus 2022 – 18 September 2022) beliau tinggal di Salatiga dan akan membahas tentang pengembangan kurikulum.

Selanjutnya, Wakil Direktur PPs UIN Salatiga menyampaikan dua poin penting yang terkait dengan kegiatan ini. Pertama, bahwa PPs UIN salatiga membutuhkan ahli atau pakar untuk mereview kurikulum supaya dapat berkembang sesuai kebutuhan saat ini. Kedua, bahwa kegiatan ini terdiri dari beberapa tahapan, dimulai dari analisis kebutuhan, implementasi dan evaluasi, serta umpan balik atau feedback. (ECA)